• Jelajahi

    Copyright © BARUS RAYA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pembina

    STAIA

    PMB

    Yaspetia

    Prowan

    HASIL DISEMINASI PENELITIAN ARKEOLOGI MEJAN OLEH UNIVERSITAS GAJAH MADA JOGYAKARTA DI TANOH PAKPAK

    Garuda Nusa
    Jumat, 06 Desember 2024, 13:53 WIB Last Updated 2024-12-06T21:54:13Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Mejan adalah warisan budaya Suku Pakpak. Penelitian Mejan ini adalah salah satu upaya untuk melestarikan budaya suku Pakpak yang berbasis pada bidang penelitian arkeologi. 

    Kolaborasi oleh berbagai pihak telah dilakukan agar dapat memberikan nilai  tambah mejan  dalam bidang pariwisata, arkeologi dan sejarah akan mengembalikan fungsi mejan sebagai benda cagar budaya yang bernilai tinggi. 

    Ditemukan juga jalur rempah dunia di Sibagindar terkait dengan alam dan perdagangan kapur barus, yaitu Pangkalan Puge di Lae Cinendang yang langsung berhubungan dengan Pelabuhan Barus dan Singkil.  

    Pangkalan Puge adalah jalur interaksi jalur rempah  Pesisir Barat, meliputi Pakpak - Dairi - Tanoh Karo Langkat  dalam perdagangan Kapur barus di jalur rempah dunia. Primadona adalah kapur barus dan kemenyan yang memiliki kualitas terbaik dan berwarna putih bersih, yang berasal dari Tanoh Pakpak. 

    Perubahan lokasi mejan telah mengubah data signifikan dari mejan. Tetapi mejan Pakpak sangat istimewa. Keistimewaan Mejan Pakpak adalah arca mejan di Pakpak proporsional dan sempurna. Bukan tokoh mitos tetapi manusia yang sebenarnya. 

    Penunggang mejan gajah ini adalah pemimpin suku Pakpak yang memiliki kehormatan dan kemasyuran, karena tunggangannya adalah gajah yang melambangkan kekuatan, kekuasaan dan kejayaan. 

    Kedatangan para saudagar dari mancanegara yaitu Cina, Arab, dari  orang-orang Gujarat dari India ditunjukkan oleh bukti-bukti gerabah dan porselin telah  membangun sebuah peradaban Pakpak, karena kapur dan kemenyan adalah produk unggulan yang  dicari dibutuhkan yang bernilai sangat tinggi. 

    Kehadiran mereka berdagang disana telah membuat terbentuknya peradaban Pakpak, karena akhirnya para pedagang yang datang dari India tersebut menikah dan tinggal menetap disana dan  membentuk peradaban suku Pakpak. 

    Hasil penelitian UGM yang diawaki oleh Dr. Mimi Savitri, M. Hum.,  telah memberikan keyakinan yang semakin kuat bahwa asal muasal  Suku Pakpak adalah dari India Selatan bukan dari Pusuk Buhit, karena di sepanjang penelitian ini semua mengacu pada pengaruh budaya Hindu/Budha. 

    Barus dan Singkil adalah dua pelabuhan yang berkaitan dengan perdagangan kapur barus dan kemenyan  yang menjadi komoditi unggulan pada masa itu. 

    Perdagangan tersebutlah membentuk peradaban di suku Pakpak. Ini adalah hasil penelitian arkeologi, sejarah dan juga antropologi. Bagi yang masih tidak percaya silahkan mengakses link di bawah ini: 

    https://www.canva.com/design/DAGU1sRu29I/RLfYNDpt4KXBg2hGaEdEtw/edit?utm_content=DAGU1sRu29I&utm_campaign=designshare&utm_medium=link2&utm_source=sharebutton

    @pengikut @penggemar berat
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +